Pages

Tuesday, January 5, 2010

mengingat evolusi--ZX,,inspirasi pelajaran evolusi lho



Sejarah Dinosaurus

Dinosaurus muncul pertama kali sekitar 225 juta tahun yang lalu pada Zaman Trias. Binatang ini terus hidup sampai Zaman Jura dan berkembang menjadi raksasa pada Zaman Kapur. Sekitar 65 juta tahun yang lalu, pada

akhir Zaman Kapur, dinosaurus lenyap dari muka bumi.

Bumi mulai terbentuk kira-kira 4,5 milyar

tahun yang lalu. Makhluk hidup muncul

sekitar 3,5 milyar yang lalu.

Sampai 600 juta tahun silam yang ada baru

binatang sederhana seperti bunga karang

dan ubur-ubur.

Invertebrata seperti trilobita hidup dari 570

juta hingga 300 juta tahun yang lalu

pada Masa Paleozoikum.

Binatang bertulang belakang,

disebut vertebrata muncul pada Zaman Devon. Diantaranya ikan pertama.

Pada Zaman Karbon muncullah

tetumbuhan Amfibi seperti katak

adalah binatang pertama yang merayapi daratan.

Pada akhir Zaman Karbon ada amfibi lebih

banyak lagi, dan reptilia pertama

mulai muncul.

Pada awal Zaman Trias ada banyak

reptilia dan dinosaurus, bersama

dengan mamalia pertama.

Zaman Jura adalah masa jaya dinosaurus ;

waktu itu ada banyak alosaurus,

stegosaurus dan apatosaurus.

Dinosaurus terus berevolusi. Pada Zaman

Kapur Tiranosaurus dan Triseratops

muncul untuk pertama kali.

Semua dinosaurus sudah lenyap pada Masa

Kenozoikum, dan sudah ada mamalia besar

seperti misalnya mamut.

mengenang sang ilmuan


ilmu..ilmu dan ilmu....ne da kilas balik sejarah ,,,..kelahiran newton isaac

Sir Isaac Newton FRS (lahir di Woolsthorpe-by-Colsterworth, Lincolnshire, 4 Januari 1643 – meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84 tahun; KJ: 25 Desember 1642 – 20 Maret 1727) adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.[1] Karya bukunya PhilosophiƦ Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. Dalam karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Ia membuktikannya dengan menunjukkan konsistensi antara hukum gerak planet Kepler dengan teori gravitasinya. Karyanya ini akhirnya menyirnakan keraguan para ilmuwan akan heliosentrisme dan memajukan revolusi ilmiah.

Dalam bidang mekanika, Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Dalam bidang optika, ia berhasil membangun teleskop refleksi yang pertama[2] dan mengembangkan teori warna berdasarkan pengamatan bahwa sebuah kaca prisma akan membagi cahaya putih menjadi warna-warna lainnya. Ia juga merumuskan hukum pendinginan dan mempelajari kecepatan suara.

Dalam bidang matematika pula, bersama dengan karya Gottfried Leibniz yang dilakukan secara terpisah, Newton mengembangkan kalkulus diferensial dan kalkulus integral. Ia juga berhasil menjabarkan teori binomial, mengembangkan "metode Newton" untuk melakukan pendekatan terhadap nilai nol suatu fungsi, dan berkontribusi terhadap kajian deret pangkat.

Sampai sekarang pun Newton masih sangat berpengaruh di kalangan ilmuwan. Sebuah survei tahun 2005 yang menanyai para ilmuwan dan masyarakat umum di Royal Society mengenai siapakah yang memberikan kontribusi lebih besar dalam sains, apakah Newton atau Albert Einstein, menunjukkan bahwa Newton dianggap memberikan kontribusi yang lebih besar.[3]