Pages

Saturday, July 16, 2011

PERMAINAN NADIR


Dulu Ibu dan Ayah juga tidak pacaran,mereka merajut kasih dengan cara yang bagi sebagian besar Sejoli menganggapnya suatu hal yang konyol,namun entah mengapa ..mungkin kah itu karena lagu yang dimuat dan didengar adalah lagu bertajuk Sepanjang Jalan Kenangan.

Sebagai bentuk protes pertama ku atas kebiasaan "kuno:ini adalah berpacaran,namun entah mengapa aku tak biisa berbuat lebih selain hanya berkata....

hai "tiiiiiiit" nama disensor (takut yang punya marah): gimana kabarmu?
"tiiiit" menjawab dengan gaya malu malu kucingnya yang kas sekali...hmm gakda...napa?
aku mulai berpikir apakah dahulu ibu juga berkata dengan nada seperti ini kepada Ayah...
atau...dahulu ayah lebih cuek pada ibu..atau (ah malas bahasnya) sekali lagi ini adalah proses pemberontakan terhadap anggapan kuno...aku harus sabar hadapi "makhluk bergender "femina"yang menurut kisah nabi mereka adalah "sebagian tulung rusuk gender maskulin" ,sepintas aku pun berpikir ..(apakah setumpuk tulang dan diikat daging serta otot ini yang kupelajari dari Biologi siang tadi,ini adalah sebagian tulang ku?" ah ngacok..

Namun aku bingung ...bagaimana menghadapinya? mau kuapakan dia? ah..betapa bodohnya aku..seperti pecundang sja ya? .
Ah,biarlah ..kondisi kelas ini terlalu terang untuk berpikiran sempit....

"Heh" ngomonglah tiiit kok malming pertama kayak malming ma mayat sih?
si-tiit : (cuma bengong natapin pinti kelas..aau aku sendiri berpersespsi dia lagi liatin satpam gemukhitam,sebagai Jasus saja di dalam kisah alif negeri lima menara",atau ia sedang melihat kearah penjaga piket malam yang sewaktu -waktu mungkin bisa menjelma sebagai Ninja assasin?

ah aku terlalu dini (umurku baru sekitar 15 tahun) untuk menerima kenytaan ini..dia begitu kaku..aneh ..pendiam ..(apa ibu dan ayah dahulu juga begini bila mereka tidak dijodohkan?)

entahlah..lalu duduk tepat di depannya (karena doktrin agma masih menjagaku,aku coba duduk di kursi yang berjarak 5 meter darinya) entah bagaimana dengan pasangan "ilegal lainnya di luar sana melewati tradisi malming yang entah siapa yang menentukan harus malam minggu bukan malam senin atau malam jumat kliwon...

'Yaps,relax boy",kataku dengan hati hati...

seperti yang kuduga ia tetap diam...persis seperti yang kuduga...dan dari sini aku bisa berefleksi..mungkin nanti semua juga berakhir dalam kondisi diam...aku pun tak pernah berharap nanti semuanya berakhir seperti kisah tragis lainnya,seperti romeo dan juliet..... seperti Peter Abelard dan Heloise..
atau bahkan aku akan berakhir seperti Shah Jahan dan "Arjumand Bann Begum"

Yang jelas kesimpulannya...terdapat beberapa inspirasi malam itu:
1.Jangan pernah mencari tahu dari mana asal istilah Malam minggu
2.jangan pernah berasumsi bahwa ia "diam"karena hal-hal sepele
3.Tetap beri ruang antara kau dan dia yang secara psikologi adalah objek yang benar benar kau inginkan
4.jangan pernah berkesimpulan terlalu cepat ,bahwa ia yang kau temui di Remajamu adalah bagian dari Tulang rusuk mu yang hilang.
5.Lebih baik berakhir seperti Soe HokGie, Kahlil Gibran dari pada harus berakhir seperti Shah Jahan dan "Arjumand Bann Begum"
6.dan mungkin terpenting "katakan pada anakmu,aku telah lebih dahulu merasakan hingar bingar dunia Fana ini,maka Jangan mudah kau tertarik pada Ia yang Indah ,seolah -olah dimatamu ia adalah "Aisyah" nya Muhammad...jangan semudah itu engkau berikan sebagian dari titik terendah ketika Vena dan Arterimu harus memompa banyak Plasma Darah,ketika Katup-katup pada kulitmu buat begitu banyak keringat mu keluar karenanya...

Ya..setidaknya itu lah kenyataan nya,,,mungkin aku akan lebih baik Hidup dan menjaani hidup sebagai seorang "GIe"

Dari pada harus merasakan Beberapa harapan Kosong ,lebih buruk sayang...oh sungguh lebih buruk...hingga aku harus membuat nya seolah-olah harus di rasakan setiap dari mereka yang coba memberikan sesuatu yang ku sebut itu sebuah "PERMAINAN NADIR" sayang...Permainan Nadir

mengertilah...aku bisa bengis seperti Ashoka dalam hal ini...Aku pun bisa Lebih dari Antonio..aku pun..ah sudahlah....

kalau tidak mengngat Aku bertuhan kan Allah ...dan aku hanyalah titipan nya pada orang tuaku..dan aku adalah harapan terbesar mereka...aku mungkin hanya akan larut sampai pada waktu itu...
lalu berbuat kolaps...bukn bukan padamu..tapi padaku...

eine Geschichte für die Erzeugung der besten


Terlalu banyak cacian di luar sana sayang ,tertawan kita yang 61 di dalam sebuah penjara emas ini dengan mesranya kita bersama,terlalu beratkah nama ini bila kugoreskan Di sebelah kanan atau kiri bajumu sayang? ya sayang nama "PINTAR" ,jangan protes sayang aku hanya tamatan SMP dan kuharap bukan TAMATAN SMA untuk layak berikan nama Pintar ini pada kamu sayang...Tak komentar karena dia yang duduk di Kursi Goyang yang memberi makan kita sayang..nikmati saja rerumputan diluar ..nikmati saja tanpa komentar pulusan virus yang kan temani tidurmu sayang..bila malam telah tiba cobalah kau merenung dan dengar kan Muhassabah dari Seorang penyeru di Miftahuljannah yang ukuran tak sebanding jumlahmu sayang...

Apa sayang kau sakit,jangan taku ya sayang,di depan setelah kau laporkan keadaan mu kepada beberapa satpam gemukhitam itu kau akan diantarkannya ke bidan depan sayang...ya berobatlah disana dengan biaya muya sayang karena kita sudah diberimakan sayang...

bila malam ini kau kesepian tanpa ibu dan ayah,mama dan papa yang tersebar diatara 12 kecamatan di kabupaten MISKIN ini sayang ..kau boleh memanggil penjaga asrama yang tak lain adalah lelaki muda berkulit hitam dari neg

eri BATAK sana sayang...yang dengan gaji murah ia harus rela tidak melihat wanita wanita yang ingin menemuinya di tengah kota berjarak 15 kilometer dari gedung SLB sini sayang...

bila nanti kau kesepian kau boleh bercerita dengan teman barumu...dari 12 kecamatan yang berbeda sayng...kau boleh ucapkan goresan tinta kepercayaanmu kepada teman mu yang berenampuluh itu sayang...dan bila engkau ingin sesuatu seperti matilampu kau bisa gunakan lelaki lelaki ang muda dan bertubuh mungil sana sayang ..tenag ia ramah walau sedikit emosian..ia lurah disana sayang...dan nanti bila kau ingin dimintakan sesuatu seperti kamarmu rusak atau sering di masuki oleh ular atau binatang buas lainnya itu mereka bertubuh besar mereka adalah 17 lelaki tangguh yang tercipta dari seleksi alam,tidak sayng mereka bukan kera seperti kata si ilmuan darwin ...nah nanti bila kau merasa kesepian kau bisa adakan kegiatan agenda bakar ayam..nah inilah sayang ....dan bila kau merasa kesal karena tidak mendapatkan peringkat SATU ATAU JUARA UMUM seperti yang kau dapatkan DI SMP sebagai syarat masuk kau untuk menjadi tawan nan disini? jangan minder sayang..kerana bila kau memutuskan berhenti berjuang dan kekampungmu yang kecil dan bermental PECUNDANG .maka kau akan kembali menhadi sang juara disana..malam ini aku memang sedikit egois sayang..tapi jujur sayang...Aku terlalucinta padamu,,Mereka yang menuntut pihak penguasa merasa sok pantas mengkritik instansi pendidikan terbaik ini ..seperti mereka ingin hancurkan penjara BASTIL...mereka hanya bisa kalahkan kita

a sayang maka dari itu "BERSUMPAHLAH" BAHWA KAU AKAN KEMBALI KE NEGERI 12 LUAK INI!! KAU AKAN TAGIH TAH JANJI DARIMEREKA YANG TELAH MERASA KECEWAKANMU..KITA SAYANG BERENAM PULUH SATU ..DAN ADIK KITA"

HARUS BERSUMPAH DAN BERSERAPAH SETULUS TULUS SUMPAH "

"BAHWA KAMi AKAN JAGA NAMA BAIK ALMAMATER KAMI,SEBAGAI MANA KAMI TELAH MEREKA JAGA DALAM PERJUANGAN DI SANGKAR EMAS" SIAPAPUN YANG RUSAK ATAU PUN SINGGUNG NAMA ALMAMATER KAMI? APAPUN ITU AKAN HADAPI KAMI

(WIRIYANTO ASWIR BUAT SAUDARA KU SANG PERINTIS DAN ADIK KANDUNG KU THE SECGEN SERTA KE SEMUA GURU GURU KU)

Spesial untuk saudara lelakiku Tri anung anindita:jangan menyerah kawan ,tugas kita kita untuk susupi birokrasi disana demi perbaikannya belum usai,kita disini tertuntut untuk menjadi pemimpin yang kuat kawan...