"AKu yakin bila satu orang saja,yg punya pengalaman yang berbeda beda bisa menuliskan nya dalam bentuk karangan ,bayangkan betapa banyak jejak jejak hidup yang unik tersebut bisa merekam kehidupan yang tidak abadi ini dalam tinta keabadian,sebagai kado kehidupan yang ditinggalkan,mulailah menuliskannya ..."
Thursday, July 12, 2012
Demonstrasi Dikendalikan ala Mahasiswa
ini perlu kutuliskan,sebuah catatan khusus kepada aku dan rekan rekan mahasiswa yang sudah "tercerahkan" karena telah bergabung di dalam organisasi internal ,maupun ekstrnaal kampus.
Salah satu fenomena yang tak kalah menarik adalah AKSi ,bahasa yang menurutku lebih halus daripada menyebutnya DEmoNTRASI,yng terdengar lebih menyeramkan,lebih terkesan anarki,dan label negatif lainnya.
Mengapa aku menuliskan ini?
Karena mungkin sejak awal perkuliahan ,aku dan kawan kawan sudah terlibat dalam hal ini.sedikit pengalaman ini hendak kubagi,
Agar satu tujuanku,Agar kawan kawan yang tergabung dalam organisasi tidak merasa Menyesal bahkan merasa TELAH DIBODOHI"
untuk berani mengatakan ini,di blog ku pribadi,aku sendiri sudah bersemedi,berdiam diri,menimbang nimbang efek dan imbasnya kepada diriku nanti,termasuk ego atau bahkan kepentingan diri ku pribadi.Yang mungkin ,banyak dari kawan yang membenci,tapi aku siap mengatakannya,setidaknya bisa dan mohon dicermati
Demonstrasi dikendalikan
Demonstrasi dikendalikan ini,sebenarnya mudah melihat dan mencermatinya.biasanya demonstrasi ini lebih bersifat "reaksioner" atas seboah kasus,dan ini point pertama yang harus kawan cermati,karena aku percaya,kawan kawanku yang diorganisasi "sudah tercerahkan dan mampu membebaskan diri dalam setiap mengambil keputusan".Kedua,demonstrasi dikendalikan ini,biasanya mudah reedup.mengapa?ya,karena demonstrasi dikendalikan,seolah punya orang dibalik layar sebagai tokoh intelektual dibelakangnya.jadi ketika sang "dewan guru" diatas dusah bisa diberi semacam "obat penenang" ,maka demonstrasi ini pun akan berhenti dan diam,hilang tak berbekas,sering menimbulkan pertanyaaan,akan tetapi tentu saja bila kepentingan berbicara maka "diam,hening" yang akan jadi jawabannya.Ketiga,biasa,demontrasi dikendalikan ini,isu yang diangkat,bukan berasal "murni" dari hasil pemikiran,proses diskusi yang dibuat secara khusus,dan spesifik oleh kawan kawan mahasiswa.Asal mula data yang diraih pun biasanya "ANONIM,MESKI AKURAT". Jadi,cobalah mengenali hal ini
Semata mata aku menulis ini bukan untuk menyebabkan kebencian,tapi
aku cuma tidak menginginkan,kawan kawan yang sudah penat memperjuangkan sesuatu dengan niat ikhlas dengan konsep memperjuangkan rakyat.Malah tak tahu telah dimanfaatkan oleh kaum bejat yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan para "tua bangka haram jadah" dimasa berikutnya
Tapi,tentunya,aku sendiri menyatakan bahwa,anda berkuasa diri anda sendiri ,kcuali TUHAN,yang memang berkuasa mutlak atas semuanya.Jadi kalau aku dibilang ingin meredupkan demonstran,aku katakan TDAK,aku sudah membebaskan diri dengan mengatakan DEMONSTRASI sebagai HOBI .Sehingga aku terbebaskan dari kata" bahwa aku dibodohi dan diperalat",mengapa.karena aku yakin,demonstrasi itu baik untuk kesehatanku.
Tuesday, July 10, 2012
Pelupa itu?
Aku pelupa,sebenarnya aku ngebantah,aku leler,suka lupa,aku juga membantah.Sebenarnya perpektif Ayah dan Ibu bukan tanpa dasar,tapi ini benar,kawan kawan dulu emang kayak gitu bilangnya,suka lupa..lupa..lupaaaaaaaaaaaaa
Cobayangkan,menyedihkan kalo aku list berapa banyak aku kehilangan sejak semester 1:
1.total udah 3 buah hape hilang dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun ini
2.1 unit Laptop,kalau yang ini bukan kerna lupa,tapi karena kepercayaan kepada teman atau pihak pengaman yang diselewengkan.Soalnya waktu itu aku diundang rapat di bersama dekan .Jadi kutitipkan,Lah kok ilang? tapi aku mungkin lupa,bahwa sanya selain diri sendiri dan Tuhan,tidak ada manusia (maklhuk yang tak pernah bebas dari kepentingannya) yang bisa dipercaya seratus persen
3.Kehilangan uang,yang gkk tau berapa kali,
4.kehilangan tas,dompet yg mungkin lebih dari 5 kali
5.Kehilangan surat berharga,seperti Surat aktif kuliah,SKK,dan sebagainya,bahkan aku juga kehilangan surat kehilangan dari
wah,ini sudah parah dan mulai mengganggu...masak terlalu sering kehilangan,bahkan aku kehilangan surat kehilangan dari kepolisian..wah ,"kehilangan apa dek?",tanya polisi,"kehilangan,surat kehilangan yang bapak itu (nunjuk polisi yang lagi sarapan) berikan kemaren pak",jawabku polos.."wah (air mukanya nandain betapa ingin dia gunain tuh pistol di kepalaku)" #ancuuur-dn mlm ini kehilangan kunci motor :D
Mungkin,kalian yang (aku sadari) baca artikel ini berpikir ini sebuah kelemahan? benar ,tapi aku tipe orang yang gak percaya sama orang yang suka mencap (teori labeling) sama orang lain ,jadi maaf,aku gak akan pernah lupa bahwa aku bukan seorang pelupa, aku tipe orang yang percaya bahwa sesuatu itu punya asbabun nuzul,atau sebab akibat.Yaaah mungkin karena aku bergaya hdup overload (terlalu banyak menerima informasi) ,Punya banyak masalah (kadang kalo gak ada masalah ,aku bakal buat masalah supaya seru dikit idup ne) ,kurang tidur (krna baca buku kalo malam itu nikmat,apalagi nulis hikmat deh..)
Tapi aku tegaskan beberapa hal yang gak pernah aku lupa:
1.Rutinitas
2.Buku apa saja yang mungkin kawan kawan ,abang,kakak Pinjam ..jadi buat yang minjam buku gak balikin,ingat kalo aku gak pernah lupa
3/Hutang ku pada orang dan hutang orang sama aku
4.Siapa aja orang yang inspirasikan kebaikan sama aku,kadang sebaliknya juga-orang yg buat masalah sama aku (tapi jarang deh,soalnya aku fer orgnya,kecuali yang udah sering,apalagi kawan yg khianat dsb,harus diberkian "pencerahan ")
5.Target
6.Cara mncapai target
nah inni dia,
mengapa aku bisa ingat 6 hal diatas?
Kucatatti di blog,..apakah itu i blog ini ,atau di blog rahasia..yang gak bakal kalian temuin ..isinya banyak..dalam..tapi cuma bakal ku kasih tau kalo ,aku udah dekat sama yang namanya "keabadian"
"karena selain KEABADIAN dan KETIADAAN,tidak alasan untuk percaya 100 persen"
Monday, July 9, 2012
aku baru beli dua buku lagi di gramedia,tentang motivasi buat nulis di koran koran,oh ya aku juga berminat jadi wartawan,niat ku ini disambut oleh adek kelas di ip,yang punya oom kerja di sebuah website berita,mungkin ..ya mungkin..juga ada kawan ku beri tinanto yg sudah jadi jurnalis disebuah media,dia akan segera mengenalkanku pada seniornya pemilik media, mudah saja jadi wartawan sebenarnya,jadilah DEMONSTRAN makakau punya 30 persen pluang,seringlah berdiskusi,aktif dalam perdebatan,setelah itu tuangkan ssemuanya di blog atau di website website ini adalah jalan nya,ya ..bagiku ini salha satunya..langsung dari pengamatanku
pertentangan
Ayah memandang rendah profesi ini,kalau ayah masih orientasinya peghasilan,dia mau aku nanti kerja di bank,ada oom di yang akan bantu,itu bahkan sama tak ubah nya seperti WTS,menyedihkan,tpi mau gimana lagi,kalau bisa sih,niatku terkabul ,cuma ada kendala sedikit,dan takkan kubicarakan disini,maklum blog sekarang bisa dijadikan alat untuk jatuhkanku,soal nya aku terlalu ekspos diri disini..
Sunday, July 8, 2012
Dear Blogie,
kau semakin terkenal kuliaht,coba perhatikan yang buka hlaman mu ini ada juga dari india,malaysia dan Kanada,itu tak masalah.tapi trending topicnya pasti tentang aksi yang ku upload disini.
kadang ku pikir,menjadikan kamu seperti buku diari terlalu kejam,gak baik buat kesehatanmu...pernah ku dengar ,ada orang yang menyabotase blog seperti mu ini sehingga semua postingannya hilang sama sekali,sialan memang..
Selain itu,Bima pun sebentar lagi pasti tau beberapa hal yang tak semestinya disampaikan ke ortu,entah itu aktivitas di kampus,atau pun beberapa desease yg sering kuderitai sendiri sebagai efek aktifitas n hobi..
Ditambah lagi aku bukan tipe orang yang suka kalau tulisan tulisan ku dikritik cuma karena alasan dangkal dari orang orang yang punya kepentingan..itu sama bejatnya dengan memperkosa manusia...
Aku cuma ingin bebas berpikir dan menulis,coba pikirkan,apalagi yang lebih nikmat selain the freedom of thinking and the freedom to speak and writing
Dan yang lebih menjijikkan,ketika orang melihat blog ini cuma mau kopi paste tugas kuliah..dan dikampus,oleh dosen sialan,aku yang dipersalahkan..
mungkin aku akan buat akun lain..tapi ,tak sama seperti kau dimana aku bebas menyebut nama orang dan pakai merek apa saja...disana aku lebih membuat semacam Analogi..
Saturday, July 7, 2012
Menjadi Calo Tiket yang “baik”-masih seputar AFC
Malam ini,profesiku sedikit berubah,dari mahasiswa “tukang parkir”,ke mahasiswa bagian “tiketing”,bagi kawan kawan,ini merupakan kenaikan jabatan atau pangkat,tapi tetap saja,menjadi tukang parkir mungkin pendapatan lebih besar,mengingat harga karcis yang labil sekali.
Menjadi calo yang baik? adakah itu? mengingat preseden negatif yang sering diberikan dan telah menjadi perspentif plus generalisasi yang selama ini disandang.Aku tak tahu berapa keuntungan yang ditangguk berbagai pihak dalam AFC ini.Yang jelas,pertandingan malam ini Indonesia vs Timor Leste,kuduga akan semeriah pertandingan malam pertama kemarin,ternyata sedikit meleset dari dugaan,memang stadion utama di Riau masih dikerumuni bak gula yang direng para semut,tapi tak semeriah dan tak “berdesak -desakann” sebagaimana hari kemarin
Back to the topic,disepanjang jalan masuk stadion,akan kita temukan jejeran tukang parkir,baik legal maupun ilegal,baik dari yang berpakaian ala preman,maupun berpakaian dengan label Ormas,dan Satuan pengamanan,dan tak jarang kita temukan jejeran ibuk ibuk,bapak bapak,remaja,bahkan anak anak yang menenteng-nenteng tiket,ada yang bawa dua tiket,sampai yang bertumpuk.Memang,panitia telah menyediakan tempat penjualan tiketnya disebuah tempat .Akan tetapi,tak jauh dari dugaan biasanya para “pembirong” lah yang beli duluan sejak sore hari .Dan lokasi tiketing yang cukup jauh dari stadion,menjadi sasaran empuk bagi para “pemborong” ini.
harga tiket pun menjadi bervariasi,sebagai contoh tiket kategori 3 yang harganya Rp.25.ooo ,ada yang menjual seharga 30 ribu,35 ribu bahkan terakhir kudengar samar samar,ada pula yang menjual sampai harga 50 ribu rupiah.Hal ini bisa jadi beragam tergantung situasi dan kondisi.Alang bukan kepalang semakin malam,dan semakin cepat bagian “tiketing formal” ditutup,maka akan semakin tinggilah harga Bargaining tiket yang akan dijajakan oleh para penjual jasa dan barang berlabel “calo”
Disekeliling stadion yang belum semuanya terbangun sempurna itu pun ribuan masyarakat bertumpah ruah.Tapi malam ini jalur masuk terlihat lebih damai,tidak seperti biasanya,yang untuk masukpun disemua arah macet bukan main,mungkin lebih panjang garis antriannya daripada macetnya Jakarta.
Bicara soal harga tiket,aku tak tau menau,yang jelas ,bagiku,siapapun ia yang menjadi “calo” ini,bagi yang baik,pastilah menjual harga tiket sesuai ketetapan panitia dan pihak ofisial AFC ini,jadi,tiket yang tertera di lembaran itu 25 ribu ,ya dijual 25 ribu.Akan tetapi,perspektif ini tentu akan menjadi sama sekali berbeda ketika kebutuhan dan kepentingan berbicara,konon kudengar,bahkan penontonpun kalau sudah berada di stadion tidak akan memikirkan lagi harga tiketnya,yang katanya tiket ini sudah disebarkan ke ormas ormas dan okp yang ada di Riau,wah//
tulisan ini juga di upload di Kompasiana http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/07/07/menjadi-calo-tiket-yang-baik-masih-seputar-afc/
Sedikit belajar dengan Halka Yasera
Aku punya teman,
awal perkenalan kami karena memang bapakku dan bapaknya adalah kawan akrab juga,Halka orangnya Nakal,keras,susah diatur,suka balap,perokok,bandel dan sebagainya,mirip mungkin dengan kawan kawan lain yang hidup didesa kami.
Saat MDA (madrasah diniyah awaliyah) ,aku pernah ditonjoknya,aku yang memang dulu pendiam,tak mau dapat masalah diam saja,cuma adek ku Bima yang balas emukulinya.Itu bukanlah sebuah perkenalan awal yang indah,akan tetapi sama seperti yang mungkin dirasakan kita saat sudh baeranjak dewasa ini ,kenangan masa kecil pasti begitu indah dirasa
Halka,teman ku ini memang luar biasa keras kepalanya,emosinya meluap luap,sering jatuh dari motor akibat ugal ugalan,lengkap sudah penderitaannya,akan tetapi dibalik itu semua ,ku pikir Tuhan punya rencana lain terhadapnya
Suatu titik balik yang masih muda
Awal titik baliknya,adalah lulusnya Halka Yasera lewat jalur SNMPTN di Universitas negeri provinsi kami.Hal ini tentu sangat membuat iruk pikuk di kampung,Halka yang selama ini dipandang sebelah mata.Dipandang pembuat onar di sekolahnya (karena aku memang tak lagi satu SMA dengannya),halka yang sering buat rich sama guru gurunya (meski,tak jarang banyak guru yang perhatian terhadapnya)...sekrang lulus lewat jalur tes tulis disebuah universitas negri.Yang mana,di bagi desaku,untuk masuk Universitas negeri masih merupakan hal yang prestisius,jangankan Halka,yang juara umum atau yang biasa menyemat rating siswa Favorit dan tetek bengek lainnya belum tentu bisa lulus
Terakhir aku menyimak,pergeseran dan perubahan pikirannya lwat status fB-nya,kadang melankolis ,aku tahu walau sebegitu bandel,dia pantang berbuat jahat sama pacarnya.ini hal lain yang kupelajari darinya,diatu kalau suka sama satu orang,bakalan gak mau pisah atau berpindah kelain hati,apalagi untuk berbuat yang tak senonoh,menyentuhpun tak pernah,sangat dijaganya.
Untuk titik balik ini pun kuperhatikan bagaimana ia memperhatikan ibu dan adiknya,maklum jaman sekarang,anak dan orang tua kadang sering bertengkar.
Perlahan tapi pasti,Halka mulai merubah ke arah yang menurut ku dan kawan kawan lebih baik,tentunya kuharap lingkungan bisa membuatnya menjadi lebih baik.Selain itu,di kampus,Halka juga ikut organisasi,dan mulai menatap kedepan dan memandang persoalan persoalan yang selama ini ia juga turut membuat masalahnya.Bahkan ,yang mengejutkan .Halka berada di jurusan Pendidikan luar sekolah,keguruan.Yang juga mengkaji masalah masalah mentalitas terhadap siswa,jangan heran bila Halka menguasai bidang ini.Kadang memang Halka juga menjadi Aktor didalamnya,
Sebuah harapan untuk sang kawan
Aku berharap kawan ku ini menjemput takdir nya dengan jalan dibawah tuntunanNya,sehingga bukan hanya menjadi lebih baik,ku harap Halka bisa menginspirasikan kawan kawan yang lain,guru guru yang lain dan orang tua orang tua yang lain,karena memang kadang,kita terlalu cepat menjatifikasi nasib seseorang,karena memang kadang,kita terlalu mudah untuk membenci tanpa memahami dan mencoba mengerti tingkah polah seseorang
Selamat kawan,tetap istiqomah,karena kau adalah bukti bahwa tak selamanya hitam itu harus menjadi hitam,karena bila Ia telah berkehendak,tidak ada satupun yang bisa menghentikannya
Salam
malam ini sedikit bersedih,tidak bisa ikuti kemping mahasiswa ilmu pemerintahan fisip unri.ada beberapa alasan logis yang sulit aku komunikasikan;
dan yang paling tak bisa kutawar adalah,aku harus membantu ibu dan mendampinginya mengerjakan tugas nya untuk syarat sertifikasi di jalan doktor sutomo,gobah pekanbaru.
bayangkan,kemarin ibu hampir mau pulang ,dan menangis .karena sulitnya tugas di BK,perlu kukemukakan ,bahwa ibu sebenarnya alumni D3 di unp-padang ,dan mengambil jurusan bimbingan konseling untuk s1 nya di unri .
jadi maaf buat kawan dan kerabat keluarga ilmu pemerintahan
puisi Risalah hati
Ku buka lembaran buku lusuh
tempat kucurahkan tinta pena sebagai ganti derai air mata
tempat kutorehkan tinta pena sebagai ganti senyum mengulum
tempat kugambar tinta sebagai ganti raungan kerinduan
Disini
Kebebasanku melebihi apapun yang kukira
tempat cerita secercah kekaguman akan keindahanmu
manifestai keberhasilan sebuah teori penciptaan
Dikau yang bermata indah walau hijabmu bertahan menutupi keanggunannya
cukup ku kirim sebuah kuntum tulisan yang gambarkan partikel kekaguman
cukup bagiku tasbih dan syukur takzimkan sebuah kerinduan
Akan dunia yang torehkan sejarah panjang beragam kisah
yang melintasi Eufrat dan Tigris hingga tanah Melayu
kini tak kupedulikan lagi
Ini sebuah risalah hati
kerinduan yang muncul dan meraung begitu dalam
ketika senyumku tak terperikan berganti dengan derai air mata
memang tak sama sebagai ebah cobaan
yang terkisah antara Yuzug dan Zulaikha
atau bahkan indahnya ketika Adam melihat Hawa tercipta
Dalam.
Hampa
Sayang ku
kuukirkan ini dan segalaku
sebagian menjadi seluruhku
dalam sebuah risalah ku
sebuah risalah hati
yang aku nisbatkan bukan sebagai sebuah janji
Atau bagaikan sebuah masa depan gilang gemilang
yang indahnya disambut lembut oleh senyap bintang gemintang
ini cuma sebuah risalah hati
yang semua manusia pernah rasakan
Namun tetap berbeda kisah satu dan lain hal
karena ini ini risalah ku
risalah hati…
Senyap
dalam
dan hampa
AFC dan Tukang parkir
Bergemalah suasana hingar bingar PIALA AFC di Propinsi Riau.Tak sedikit yang datang,tak sedikit pula banyak yang berbagi kesukariaan.Ku lihat dari pedagang buah buahan,pedagang rokok,minuman,semua seolah bersuka ria kemaren.Namun disudut sudut stadion kulihat juga beberapa tukang parkir,yang mengulum senyum,memandangi motor motor yang parkir,mobil mobil yang keluar masuk,Satpam yang krasak krusuk,dan juga mahasiswa yang tak jarang dilibatkan soal perparkiran (maklum daripada didemo hehe) juga ada mahasiswa dan OKP yang ditugaskan sebagai panitia
Disdut ruang kulihat juga sedikit keasingan,banyak yang megang tiket bertumpuk,orang ini disebut CALo,mereka berasal dari kalangan anggota warga yang berhimpun,atau organisasi masyarakat dan kepemudaan,yang ikut menikmati.Namun efeknya juga kurang lebih mirisnya,akibatnya ada juga yang tidak kebagian karcis,memilih menerobos pintu,mencoba “memerawani” stadion yang memang baru saja dipakai pertama kalinya -kecuali oleh para demonstran dari mahasiswa beberapa tempo lalu.
Serindit yang menjadi Icon Riau pun menjadi sangat megah,berdiri angkuh menatap layar monitor raksasa,yang tentunya indah sekali ,dipadu pencahayaaan yang pas untuk ukuran stadion ini.Semua bergairah,bersorak sorak,Aku mendengar saja dari luar,karena aku termasuk salah satu yang terlibat sebagai petugas parkir saat itu.
Soal Tiket,
Tentunya semua ingin hadirnya AFC di Stadion Riau diharapkan meningkatkan pendapatan masyarakat,tentunya sebagai tuan rumah,Riau pun diharapkan emberikan pelayanan maksimal,sedikit komentar mengenai tiket,masih terdapat calo calo,yang jualan tiket diatas harga standar,entah ini sebuah kewajaran,entah bagaimana,mungkin ini kreatif,tapi inilah potret kita
tiket parkir
untuk tiket parkir,mobil dan motor sama saja,itu distandarkan Rp.5000 ,tertera dikarcis,cuma masih juga ada yang make ajas manfaat,dia jual 10 ribu,cuma memang dasarnya orang terdesak,mau bagaimana lagi?ini juga potret negeri kita,tak jarang sebagai petugas parkir,ada yang komplain,kok mahal sekali? entah,disatu sisi aku bingung,bagaimana bentuk mekanismenya,disisi lain,ada semacam kewajaran,event-nya kan asia?kalau mau protes pada siapa?
Soal Pedagang,hari itu,tepatnya mulai jam 9,kulihat ibu-ibu buat lapak di samping parkir,ditepi jalan jalan,sehingga meriah pulalah suasana di sekeliling itu kita kita,cuma azas manfaat juga tinggi,contoh :air kemasan botol yang biasa dijual 2.500 dijualnya hingga 7.000 ,Anehnya,ada semacam perbedaan harga,kalau kita beli pagi,harganya masih normal,semakin malam semakin mahal pulalah ia.Akan tetapi,mungkin inilah lagi potret kita,kadang yang hanya jadi masalah adalah ,kurang ditatanya para pedagang dengan rapi,sehingga terkesan sembraut,tak jarang menghambat jalannya kendaraan yang masuk di empat penjuru stadion tersebut,ini juga potret
Jadi beginilah Potret kita,kadang juga tertawa geli mendengar tertawaan kawan kawan soal kekalahan timnas di kwalifikasi hari pertama,cuma yang lebih membuat saya sempat cengir miris,yaitu ketika ketahuan ada juga yang meniru kekurangan pendukung negara malaysia,”kok bisa?:, tanyaku,”Ada yang bawa laser dan lampu senter”,jawab kawanku santai
kembali,inilah potret kita :-)
dari Penemuan Partikel Than dan Asmaul Husna
Aku tadi baca artikel di kompas,soal penemuan partikel Tuhan oleh ilmuwan Eropa,Eropa? kok eropa terus? kadang ingin melihat mainstream media meliput menyampaikan prestasi ilmuwan dibidang antariksa,eh seperti back to past time,pas TK dulu ingin jadi pilot,pas kuliah jadinya ke ilmu pemerintahan,
Soal partikel Tuhan,
dulu pas di SMA pernah aku bertanya "buk,boleh gak nanyain apa at Tuhan itu?" terus bu guru bilang,jangan dicari Zatnya cuma pahami Sifatnya,sehingga kuhapal ke -99 nama Allah tersebut,katanya terdapat Hadits yang mengatakan bila hapal tuh nama bahwa kita terjamin masuk Syurga,coba bayangkn apakah ada lagi bagi seorang aku yang hidup di dunia mungkin masih tergolong sederhana,bahkan kadang kadang kurang ini berharap kelak ingin kan Syurga? ,cuma keterangan lanjutan ,tercatat bahwa ,hal ini bukan hanya dipahami secara tekstuil hadis tersebut,juga harus dipahami konteks tual,Mereka yang hapal Asmaul Husna lalu pahami arti,amknanya pasti akan bisa tercermin dari tingkah lakunyaa.Bagaimana hubungannya pada Yang Mahakuasa maupun terhadap Sesama manusia lainnya
Malam ini,kembali aku memikir mikir,kenapa dibatasi ya? Ah,biarlah kawan kawan ilmuan dari Eropa itu mencari cari partikel yangmereka klaim sebagai partikel Tuhan.Terserahlah,
Bila itu terjadi,Wah aku gak bisa membayangkan angka Atheisme di Eropa akan segara berubah total,atau bahkan mungkin sebaliknya,Angka kegilaan dari lmuan itu bisa saja terjadi
Karena Sepengetahuanku,dahulu Musa pernah ingin melihat Nur Tuhan,karena desakan kaum dari bani Israil,Lalu baru saja diperlihatkan Nur nya,semuanya terpental,bahkan ketika Nabi Muhammad SAW ke Arasy dalam perjalanan isra' Mikraj,yang diperlihatkanpun belum semuanya,
Luar biasa,Betapa kecilnya aku ,dan kita semua dihadapkan pertanyaan ini,tak sadarkah kita betapa mikronya kita tentang Trilyunan Misteri yang belum terjangkau oleh Akal,
Intinya,semoga dapat mengambil hikmah dan pahami langkah kita kedepan
Karena Hidup sangatlah singkat
Dan kita bak virus mungil yang berketeteran sibuk menyibuk,bertengkar dan sebagainya
Wah
Friday, July 6, 2012
Sebuah wasiat
kalau aku mati
kau jangan ikut ikutan mau mati
diikuti pun aku tak sudi
biarkan semua ketenangan datang menghimbau
tanpa tangis
ya..tanpa tangis
tangis mu pun tak bisa membantuku
bukan kah sudah tabiatnya para malaikat itu begini
bila dapat perintah untuk menagih janji
ya sudah,tanpa pikir,tanpa pertimbangan kerinduan,arti kehilangan,cinta dan hal lain yang cuma kita mengerti sebagai manusia
ya sudahlah
kita pasti menemuinya
Sayangku
Betasbihlah atas nama Dzat yang kuasa
yang senarai rindu kita pun tak mampu ungkapkan asa
Manisku,
nikmatilah sebua perjalanan berikutnya
walau konsekwensinya kita akan menemukan keabadian
atau bahkanlebih buruhknyahanya temukan sebuah kehampaan bermuram durja
Lalu
biarkan anginmembelai lembut
bintang gemintang yang isyaratkan kekuasaan dan keindahan
malam bertakzim atas nama kesyunyian
siangpun bersorak atas nama gemerlapan
Sana dan sinisama saja
kaupun akan temukan hal yang sama
Kita yang diciptakan,sudah suatu kewajaran untuktemukan kehampaan
atau bahkan sebuahkeabadian
Didepan sana
yang paling kutakutkan adalah
Ketika aku bertemu sebuah keabadian
aku menemukan sebuah kebahagiaan
yang dalam kondisi dankonteks waktu yang berbeda
kita yang bertemukeabadian
namun serasa diberikan kehampaan
dengan bayaran kebahagiaan
tanpa kau ,dia dan mereka yng pernah kutemui di tempat yang ktanya fan
Amboi
aku takut memulai
karena aku tak kuat untuk menerima kata mengakhir
dibalik tirai tirai kekaguman
kusimpan bayang bayang suka,kagum dan sayang
dan dibawah terang benderangnya cahaya rembulan
ku tadah rasa penuh kerinduan
lalu
sang waktu berkata lain
bukan keindahan yang kudapati
namun semerbak bau perpisahan yang kujumpai
lalu
sampai saat ini
kuputuskan menutup cangkangku dri dunia hati
cuma kusingkap sebagian kecil darinya unuk memandang semua sama saja
tiada beda
berulang kali hal ini terjadi
fenomena fenomena ini terjadi
suatu kali masih dibawah sepi sendiri
diantara jilatan mentari yang mengelilingi
ku cobe untuk keluar daricangkang hati
niatku membuatnya terbuka dan bisa menerima kembali
akankah hal yang sama kembali menghampiri
ah..
kuputuskan
kupasrahkan saja waktu yang menjawab
ubiarkansaja semua mengalir lembut dari lembayung senja
kulepaskan ingin dan pengharapan diri
sambil
berbisik
Tuhan,jikalau dia adalah yang kau takdirkan
maka biarkan dia tetap dalam lindungan
oh
Amboinya
HUMAN AND COW
hari ini aku hidup,besok entah..siapa yang bakalan tahu,ide ini kudapat dalam buku Rubayyat omar khayyam esnsinya..lalu kuambil juga dari Hikmah kematian dan kegelisahan ahmad wahib yang mati muda,dari beberapa coretan Gie,
aku menyadari juga dari perilaku kawan kawan dkampus,paradigma kampungannya,tapi sangat normal.
Aku juga sadari ,beberapa pandangan itu dari perilaku seseorang yang bicarakan sesuatu dari orang lain ,contoh dari karya pikir mario teguh,lalu dia di hina,dipandang sebelah mata,dibilang cuma bisa ngomong,dibilang kampungan,dibilang sok suci
tapi
aku juga kadang pelajari bagaimana Kematian filsuf Al-hajj,dari kematian Syeh siti jenar,kematian Mahatma Gandhi,kematian Isa al masih,kadang juga dari Muso dan ulama ulama islam yang dibantianya,dari buku Api sejarah,juga tak kalah penting tentang cerita dan tarikh para nabi,termasuk yang terbaik dan yang paling banyak referensnya ,Muhammad SAW dan Isa AS...yang hidup cuma dalam waktu singkat ...tak seperti Nuh dengan usianya yang ribuan tahun,Namun pengaruhnya luar biasa sekali,bahkan tragisnya,mereka cenderung disalahi...dan sampai sekarang juga tragisnya,cucu cucu mereka pun saling membenci,padahal,bila mereka mengerti,bahwa aliran dan esensinya bahkan tak menyalah sama sekali
Dari itu
aku berpikir
Bahwa ,tak semua bisa mengerti dan memahami,karena dala buku dahlan iskan,Membenci terlalu lebih mudah untuk memahami
mereka yang punya banyak ide dan gagasan,sangat rentan untuk dicaci maki dan dibenci,
dan yang lagi ngetren adalah ketika itu dikampus ,tempatnya para intelek..yang katanya berpikir,cuma masih ternyata sangat KAMPUNGAN,tidak menghargai perbedaan,kolot,mungkin cuma disini...banyak yang bersifat seperti ini "Ah,dia itu banyak omong aja,aksi gak ada"
Padahal cuba kembali dicermati,mereka bicara,itu hasil dari pikiran,dan apa yang lebih mulia dan juga lebih hina dari pada efek dari pikiran?
sayang tak semua mengerti
mereka lebih suka KERBAU yang HIDUnGNYA DITINDIK,lalu bergerak sesuai ajaran monoton dan tradisi .
Aku tukang parkir
Hari ini aku tulislagi,satu pengalaman baru,ketika piala AFC digelar,aku diajak bang febri untuk jadi petugas parkir sama dia,kebetulan,aku butuh duit,dalam dua minggu ini pengeluaran ku boros,beli jaket formis,beli buku yang totalnya sekitar 950 ribu,mau gimana lagi? begitu banyak diskon buku tentang filsafat islam,buku etika islam..bahkan ,aku baru puas,setelah beli buku sepatu dahlan,tentang dahlan iskan
back to the topis
sebenarnya banyak pihak yang kecewa tentang parkir hari ini,cuma aku bersyukur aja,toh aku pun juga ditawarkan kan? ngapain harus kecewa,thank's full for bg febri.pengalamannya menarik,aku sempat ditegur sama abang tu,soalnya..aku dapat jatah di bagian mobil,cuma aku terus terusan baca buku dahlan iskan ini,bagiku ,membaca itu adalah wajib,apalagi novel inspiratif dan hiystorical ini.
kasihan..malas nulisnya..
cuma puas
Hakikat kita
Aku
takut mati
takut kehilangan
takut kehilangan
lalu
berarti aku pecundang
yang tkut mati
takut kehilangan
buat mu ,biarlah
yang penting
aku..
aku rindu
aku sayang
aku suka
sama kamu
Air mata terakhir
Kuberi dua air mata
yang pertama,ketika aku bercurah rindu saat kau mengekalkan keabadian rasa
dan yang kedua ,kala aku sadari bahwa suatu hari kita akan berpisah
Lalu ,
bergetarlah lara ku,dan berdecaklah jantungku
Mampukah aku berikan kau cuma dua air mata?
Jadi
Kuberi lagi dua air mataku
Yang pertama,saat kutakzimkan kekagumanku akan mahkluk CiptaaNya dihatiku
Berada nyata dibagian relung nyawaku
Dan yang kedua,
kuberikan ketika nyata bagiku akan fana kau dan aku
lalu kita menua
lalu kita hilang
dan sebagian satu dan yang lainya harus kembali berpisah
Jadi
kuputuskan dalam sebuah renungan malam senyap
kupikirkan bersama awan gemawan
kubisikkan kala dunia berada di titik gegap gempitanya
kuberikan kau air mata terakhir
kala rindu menyeruak
bisikkan kehadiran kau
yang mampu lisankan kekagumanmu
Takzimkan keindahanmu
didepan Zat
yang nantinya kita akan kembali
Indahnya..
Thursday, July 5, 2012
Kuncinya adalah MEMBACA
2010,awal kumasuki dunia kampus,aku mengenal banyak kawan,senior sejurusan,se-fisip,bahkan kawan se-unri.
disini aku cuma mau sharing apa yang kudapat dan kurasakan.yang mungkin bisa katakanlah untuk ungkapkan,betapa pentingnya membaca.nama dan tokoh dalam postingan ini adalah asli,dan mungkn belum semuanya bisa kuingat,karena aku memang bukan pengingat yang baik-maklum sakit (bukan gila,tapi terserahlah,lebih cocoknya holic)
Aku bakal buat beberapa orang yang pernah kukenal,bagaimana mereka dikampus,dan bagaimana serta apa saja kelebihan mereka dalam berinteraksi atau dan sebagainya.
Waktu itu aku pergi ke UIN,mendengar orasi WAmdi,ketua senat UIN kala itu,orasinya luar biasa,diruang PKM UIN.Terakhir,aku tahu dia seorang pembaca aktif.dan juga anggota FLP
Setelah itu di fisip,aku kenal Bg Tito,sekarang asdos,juga kisah bang zailani,mantan bup ip yang udah dosen di tabrani,atau bahkan nurcholis madjid? atau bahkan hidayat nur wahid? bg..Kaka,dia ketua di mah.Ip,juga hobi baca.bang Ari,juga ketua di Ip,juga hobi baca,bukunya banyak.Tak jauh beda dengan Adi hamdani,presma,yg kebetulan dulu bersebelahan kos,koleksi bukunya sama bg alwira juga banyak,bg wira ini mantan ketua almadani fisip.Juga tak jauh beda dengan bang akmam,dia juga mantan ketua almadani.tak jauh beda sama bg febri siswandi,ketua umum hmi fisip dem.dia hobi baca juga..tak kalah seru saa bg lindra,mantan wagub fsip,juga banyak pengetahuan,juga baca..lalu bg pii,lihat kayak mana dia di konstitusi,aku yakin juga pembaca yang baik.Lalu,cobalah ke kos bg yulan,bukunya juga banyak,seperti itu pula sama bang ucup,ketum hmi sekarang,juga hobi baca,bahkan jgn tinggakan ato pinjamin buku ama dia,buku holic..haha.terus siapa lagi...ada begitu banyak contoh dikampus,terlepas itu kontroversinya dikampus,di faperta,bg jaswandi,mantan mentor pertama pas asistensi dulu,gub faperta,di teknik ada bang rido ,faperika bag zulpikar,di fkip ada tanteku yang npemuncak di fkip ahasa inggris,dan tak sedikit contoh di fisip sendiri
Kesimpulannya,maka benarlah apa yang diutarakan di dalam ayat itu,Bacalah! baca dan baca!
lalu,aku juga kenal kawanyg sering buat tulisan menarik di forum kompasiana,mereka juga pada hobi baca,terlepas kadang tulisan mereka cenderung aneh,malah parahnya ada yang atheis.
Juga cobalah lihat dan perhatikan bagaimana seseorang itu bisa berbeda,dari segi ilmu atau sebagainya,cara bicara,cara berperilaku,
Atau kalau mau kita semua sada perhatikan tokoh besar dunia,bahkan dahlan iska,hobi baca,Soekarno pun dalam bukunya ku baca dia menemukan pancasila juga membaca ideologi di Rusia,Bahkan jerman dan Amerika pada saat itu,intinya apa? baca baca baca!
Ini adalah awalnya kawan..atau siapapun lah
Wednesday, July 4, 2012
Ruang waktu
ada yang harus mengerti dan menerima,diantara panasnya cakrawala berpikir sana sini kini dan nanti.Satu kata kukutip dari baik sebuah tawa,ia berkata,pertarungan apapun yang terjadi hari ini,tak lain hanyalah sebuah pengulangan dari masa lalu,sebagai contoh:adanya kaum yang menyukai hedoisme,homoseks,atheisme,pemuja setan,pemuja batu ,pemuja api? padahal secara ogis harusnya manusia bisa berpikir lebih jernih dari msa lalu.Bukankah kaum Tsamut,masa Musa,masa Nuh,masa Ibrahim,masa Isa,dan masa Muhammad dahulu ujuga berdinamika hal yang sama?
Lalu,ia menambahkan..
kita yang kini hidup diantara jarak yang begitu jauh dari pusat peradaban Barat dan Timur,kita yang pernah dijajah untuk sebuah kata lupa akan jati diri bangsa...maka sudah waktunya kita berpikir sebagaimana cara kita berpikir,dan menjadi aktor aaktor sejarah untuk kehidupan berikutnya
sebuah penjernihan pikiran dalam dialog ini,atau bahkan cuma sebuah onani pikiran?
terserahlah,
alu ku baca lembaran lembaran kitab ini dan itu
perlahan..apa yang pernah disampaikannya terbukti
kehidupan itu tak ubahnya seperti pengulanga dimasa lalu
hanya konsep fisik manusianya saja yang berubah usia
namun pola lakunya seolah ditanamkan oleh DNA aktor terdahulunya
oh
semakin ku pikir,semakin pusing
tapi disisi lain
semakin pusing,senyumku semakin menyungging...
betapa nikmatnya bisa berpindah raga antar jiwa
betapa indahnya bisa berjalan melintasi masalalu ,kini dan masa depan
namun
betapa indahnya bisa hidup saling memahami dan saling mencoba untuk mengerti satu dan lainnya..
hubungan tanpa nama
Lalu kujemput usia belia
hingar bingar lengkap persis suka dan duka
Kala yang yang lain memadu kasih
Kucermin diri dan ukur bayang
Kau datang di masa muda,menyambutku dalam hangatnya sebuah masa
Lalu aku bertanya
ini rasa apa,pikirku tak mampu menerjemahkanya
Kaupun diam bak tak bernyawa
lalu berkata?
nikmati saja dan jalani saja
Kunikmati perlahan lahan,kujalani perlahan lahan
dari mulai masa bersuka,kala kita bercengkrama,berceritera tentang ribuan nama
Sampai pada masa duka,kala kau dan aku putuskan untuk tak pernah lagi bersua
Kini terulang sebuah masa
dalam usia tak lagi sama
untuk mengerjar sebuah rasa
yang mungkin satu dan dua pastilah sama
Aku bertanya
Hubungan ini untuk apa?
akan kubawa kau kemana?
setelah kau milikku disebuah singgasana rasa?
Akan kuperbuat apa?
Lalu kutanya pada cermin pengukur bayang
apakah kau akan kubuat sama seperti manusia lainnya yang terkungkung dalam sebuah kata
apakah kau akan kuperlakkan sama seperti dengan yang mereka lakukan untuk tunjukkan cinta?
Aku diam sejenak didepan cermin pengukur bayang
masih dengan ribuan tanya
Rasaku yag berbeda
Pikirku tidak lah sama
bila mereka sebut ini cinta?
maka kusebut ini daun
bila mereka sebut ini pacaran?
maka kusebut ini dedaunan
Bersuapun kita tak pernah
walau cerita terus terjaga,hingga kisah terus bertahta
bersentuhanpun kita tak pernah
Walau pikirku geranyangi pikirmu dan sebaliknya
rasaku dan rasamu menyatu didepan layar yang jaraknya entah berapa
Hingga pada akhir sebuah malam
Aku berhenti pikirkan “hubungan ini hubungan macam apa”
Dan cerminpun retak sembari berikan ku kepastian
“hubungan kalian hubungan tanpa nama”
Tuesday, July 3, 2012
makna diraja kesungguhan
Lalu bertanyalah aku pada suatu malam
tentang kesungguhan,mahkluk aneh yang berpikiran dangkal
diantara cubitan cubitan kata kata yang berterajutkan sebuah akhir
Bila semua bisa menerima mengapa kadang kau menolak sebuah pengecualian
Aku kau dan mereka semua tidak dicipta untuk hujat sebuah perbedaan
Kembali kutanya soal kesungguhan
Tidak mengertikah kau arti sebuah perasaan?
Yang dalamnya tak terdefinisikan
yang tingginya tak terprediksikan
yang indahnya bukan main erada dalam kegaiban
Kembali kuranungkan arti sebuah kesungguhan
mengertikah engkau tentang sebuah kata ini
yang tak lain dan tak bukan selalu rasa dirasa oleh kehidupan
yang indahnya kembali tak bisa kuterjemahkan
Aku cinta
Aku luka
Bilakah semua pertanyaan ini berhenti jadi sebuah gugusan makna?
bila aku kau dan kita semua belum mengerti apa itu makna
Ketika tawa sang malam berhenti dititik nadir kehidupan malam
Aku ketakutan kala aku harus jemput siang dalam ribuan pertanyaan
Ku ukir gambar gambar takdir yang tak lain cuma efek sebuah perencanaan
Ku ukir langit tua ,pelangi,bidadari ,malaikat tan pa sayap,dan kelelahan kelelahan
Selalu berharap suatu saat kau mengerti arti dari sebuah kata
kata bernama kesungguhan
Dan setiap hari kudoakan
agar Tuhan membantuku meluluhkan kerasnya hatimu kala lalu
menerjemahkan dan memahami kesungguhanku
yang tanpa kata apalagi sekedar moral rendah bernama Birahi yang manusia lain kedepankan
dan sebelum hayatku putus menjadi tanah dan dimakan cacing cacing
tak ayal sampai mati pun dimasa rentaku nanti kupertanyaan
sebab musabab tentang episode kala lalu
mengapa dan mengapa
bagaimana dan bagaimana
kau memandang hina sebuah kata
kesungguhan yang pernah kubeerikan lalui isyarat dan ribuan tanda
Subscribe to:
Posts (Atom)