CATATAN WIRIYANTO ASWIR
SEBUAH ERLEMEYER DAN PARADIGMA
Friday, January 27, 2012
menggambar hati
Tuesday, January 24, 2012
Gejala
Thursday, January 12, 2012
Wawancara singkat Wiriyanto Aswir dan Wartawan Warta
disemester tiga-empat ini saya harus bisa menjadi pemimpin di salah satu organisasi dan sekali lagi rancangan ini tidak boleh ditunda tunda ada banyajk perbaikan yang saya perlu lakukan di dalam organisasi ditempat saya berdiri saat ini:
1.Organisasi ini seperti yang saya duga agak "angat angat tahi ayam" sebuah catatan yang harus dicatat adalah Faktor kepemimpinan
Gimana kepemimpinan anda kedepan seandainya kalau anda memimpin?
saya sedikit otoriter-demokratis dalam memimpin dan cenderung suka mengawasi dengan ketat pekerjaan anggota anggota saya ,dan dapat dipastikan semua tugas harus dilakukan dengan profesional dan sangat baik
Apa Trik anda bila anda jadi ketua?
Organisasi itu intinya ngumpul,dan organisasi kelembagaan mahasiswa ,seharusnya anggota dan pengurusnya harus sering berjumpa,hal ini selain memberikan pengaruh "emosional" juga sebagai 'rantai pengikat "dalam organisasi
Apa yang akan anda lakukan bila perintah anda ditolak?
saya adalah orang bertipe keras,dan saya rasa itu harus dikonversikan menjadi orang yang bertipe "tegas" sehingga sisi sisi positif dapat.Setiap yang menolak perintah atau saran saya akan saya rangkul tapi dengan syarat kita bersama sama mencari solusi terbaik,tapi kalau cuma kritik untuk menghancurkan organisasi saya,hmm saya pikir tidak perlu dibicarakan disini..
Apa yang akan anda lakukan pada pengurus yang angat angat tahi ayam?
saya sudah siapkan proyek di tiap dinas kedepan dari saat ini,setiap proyek saya akan mintaanggran besar dan untuk pengurus tentnya harus mendapatkan keuntungan.Jadi kesimpulannya,saya kedepan saya akan buat organisasi ini semenarik mungkin sehingga orang orang siapapun dia menginginkan masuk kedalam kelembagaan ini,sehingga mereka yang twelah saya pilih sebelumnya tentu saja dengan tegas saya dengan hak prerogratif akan saya KELUARKAN! Sebaliknya mereka yang bersusah payah harus di berikan penghargaan,dan tidak tertutup kemungkin berupa SPP gratis..ini jangka panjang!
Apa rencana kedepan untuk meraih tampuk kepemimpinan?
Sudah jelas sekali ,saya ddengan segala kerendahan hati akan berbuat lebih banyak kedepan,dan twetap mengintervensi dan mempengaruhi semua elemn kemahasiswaan
Apakah anda menginginkan semacam "aklamasi"?
Dibandingkan aklamasi saya lebih menyukai Kalah Terhormat,saya tipikal; orang penikmat politik,dal;am artian semua proses"persaiangan" dan kompetisi itu lebih penting!
bagaimana jika tidak ada yang berani menjadi pesaing anda?
sekali lagi saya ini mahasiswa,dan bukan siapa siapa dan satu lagi saya bukan mahkluk sempurna,segala kemungkinan bisa saja terjadi dalam politik,sehingga saya akan siap siaga,kalau perlu saya yang akan menggaji orang untuk mau jadi musuh sementara agar pendidikan demokrasi bisa benar benar di jalankan walau itu ditingkat kampus!
kelaparan
permasalahan:
1.pengeluaran beli I-pos V4 Advance :seharga 250 0000 ditambah uang putra 9calon waki) 50 0000
2.Pengeluaran jajan dan beli kosmetik serta parfum :120000
3.Beli buku kurang lebih 290 ribu
4.Beli laptop nyicil 500 ribu
jadinya saya harus bertahan salah sendiri gak pandai sih ngatur pitih yang dikirm orang tua
Wednesday, January 11, 2012
Perbandingan Komunikasi Politik Negara Rusia dan Inggris
Perbandingan Komunikasi Politik Negara Rusia dan Inggris
A.Pengantar
politik merupakan proses penyampaian pesan-pesan yang terjadi pada saat keenam fungsi lainnya itu dijalankan. Hal ini berarti bahwa fungsi komunikasi politik terdapat secara inherent di dalam setiap fungsi sistem politik.1
Political communication is a process by which a nation’s leadership, media, and citizenry exchange and confer meaning upon messages that relate to the conduct of public policy. (Perloff).
Political communication is communication (activity) considered political by virtue of its consequences (actual or potential) which regulate human conduct under the condition of conflict (Dan Nimmo). Kegiatan komunikasi yang dianggap komunikasi politik berdasarkan konsekuensinya (aktual maupun potensial) yang mengatur perbuatan manusia dalam kondisi konflik. Cakupan: komunikator (politisi, profesional, aktivis), pesan, persuasi, media, khalayak, dan akibat.
1.Diambil dari GabrielAlmond “poltical sozialitation and culture” dan “political Participation” dalam Comparative Politic today “(Buston little,Brown and company1974).
Political communication is communicatory activity considered political by virtue of its consequences, actual, and potential, that it has for the funcioning of political systems (Fagen, 1966). Political communication refers to any exchange of symbols or messages that to a significant extent have been shaped by or have consequences for the political system (Meadow, 1980).
Komunikasi politik merupakan salah satu fungsi partai politik, yakni menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa -”penggabungan kepentingan” (interest aggregation) dan “perumusan kepentingan” (interest articulation) untuk diperjuangkan menjadi public policy. (Miriam Budiardjo).
Jack Plano dkk. Kamus Analisa Politik: komunikasi politik adalah penyebaran aksi, makna, atau pesan yang bersangkutan dengan fungsi suatu sistem politik, melibatkan unsur-unsur komunikasi seperti komunikator, pesan, dan lainnya. Kebanyakan komunikasi politik merupakan lapangan wewenang lembaga-lembaga khusus, seperti media massa, badan informasi pemerintah, atau parpol. Namun demikian, komunikasi politik dapat ditemukan dalam setiap lingkungan sosial, mulai dari lingkup dua orang hingga ruang kantor parlemen.2
2.Op.cit.hal 81
B.Teori
1. JELASKAN KONSEP-KONSEP DASAR KOMUNIKASI YANG MENCAKUP:
a. Komponen komunikasi.
Pada awalnya Harold lasswell memberikan formulasi yang terkait dari komponen komunikasi sangat sederhana dengan mencoba memaparakannya dari unsur-unsur pertanyaan:
- Who (siapa yang berbicara)
- Says What (apa yang dibicarakan)
- In which channel (menggunakan saluran apa)
- To Whom (kepada siapa)
- With what effect (bagaimana pengaruhnya),
Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa Lasswell memaparkan komponen komunikasi terdiri dari:
• Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
• Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
• Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
• Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
• Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
Pendapat Lasswell diatas oleh pakar komunikasi kontemporer di Amerika yang tergabung dalam The United Anistotelian Description of Communication yang membagi komponen komunikasi menjadi sepuluh komponen, yaitu:
- Source (sumber)
- Encoding (proses penyandian)
- Message (pesan)
- Channel (saluran)
- Noise (hambatan)
- Receiver (penerima)
- Decoding (Proses penerimaan)
- Receiver response (perangkat reaksi)
- Feedback (umpan balik)
- Context (situasi komunikasi).
(Devito, dalam Fres E Jandt, 1998: 26)
b. Jenis komunikasi,
Seiring kemajuan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi sudah semakin berubah pesat, segala hal telah diungkap. Dulu misteri sekarang terjadi dan terbuka. Dulu stagnan sekarang sudah semakin lari jauh. Begitu pun dengan ilmu komunikasi, pada awalnya komunikasi hanya sebatas proses interaksi personal yang meliputi intra dan antarpersonal. Namun saat ini jauh lebih dari itu, ada jenis-jenis komunikasi yang diantaranya:3
• Komunikasi personal (communication personality), terdiri dari komunikasi interpersonal dan komunikasi antarpersonal.:
|
- Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) yaitu komunikasi yang dilakukan antara 2 orang individu baik langsung maupun tidak langsung.
• Komunikasi kelompok (group communication), terdiri dari komunikasi kelompok kecil (small group communication) dan komunikasi kelompok besar (large group communication) yang mana meliputi komunikasi antara kelompok dengan individu (communication group with personality), individu dengan kelompok, communication personality with group) dan kelompok dengan kelompok (communication group with group).
Komunikasi kelompok memfokuskan pembahasaannya kepada interaksi diantara orang-orang dalam kelompok-kelompok kecil dan juga melibatkan komunikasi antar pribadi.
• Komunikasi massa (Mass communication), yaitu komunikasi dengan menggunakan media massa.
• Komunikasi medio (medio communication)
• Komunikasi organisasi yaitu komunikasi yang dilakukan oleh organisasi baik secara internal maupun ekseternal antara organisasi yang satu dengan yang lainnya.
• Komunikasi sosial adalah salah satu bentuk komunikasi yang lebih intensif, dimana komunikasi terjadi secara langsung antara komunikator dan komunikan sehingga situasi komunikasi berlangsung dua arah (face to face) dan lebih diarahkan kepada pencapaian suatu situasi integrasi sosial. Melalui kegiatan ini terjadilah aktualisasi dari berbagai persoalan, masalah yang dihadapi.4
4.Mochtar Mas’oed.Perbandingan system politik.hal 82
c. Sifat komunikasi
Komunikasi mempunyai sifat langsung dan tidak langsung. Yang bersifat langsung bisa berupa tatap muka (face to face) biasanya komunikasi langsung menggunakan bahasa verbal dan nonverbal yang terdiri lisan (oral), ikal / isyarat badaniah (gestural) sedangkan yang bersifat tidak langsung menggunakan bahasa verbal dan nonverbal juga yang terdiri berupa bermedia (mediated), tulisan/cetak (written/printed), bergambar (picturial) dan tanda
d. Media komunikasi
Media komunikasi pada umumnya adalah medium alam yaitu udara. Bayangkan saja udara merupakan media komunikasi yang telah disedikana oleh Tuhan dengan begitu ajaib. Udara meruapakan sebagai penghubung radiasi, rambatan-rambatan sinyal dan suara agar bisa diterima dengan jelas.Media komunikasi yang lebih khusus adalah media massa baik cetak, elektronik maupun on-line. Inilah kekuatan media komunikasi terbesar saat ini yang selalu menjadi perhatian. Dengan media massa ini komunikasi bisa dilakukan dengan serentak bersamaan dengan melibatkan massa yang banyak tanpa harus terganggu dengan batas geografis.
C.Perbandingan Komunikasi Politik Negara Rusia dan Negara Inggris
Fungsi lain dari partai politik adalah adlah komunikasi informasi,isu,landasan politik.Di Rusia,Pers,radio,televise bahkan komunikasi tatap muka langsung (direct face to face communication) umumnya didominasi oleh PKUS .Walaupun segi kehidupan politik sudah dibebaskan sejak kematian Stalin,tetapi masih terlalu banyak mengandung resiko bagi orang Rusia untuk saling berkomunikasi satu sama lain mengenai masalah politik.Dan di Rusia sebagian besar masalah-masalah kemasyarakatan yang penting di defenisikan sebagai masalah politik.Dan diskusi politik harus diselenggarakan di dalamkerangka partai yaitu didalam sel-sel partai,dalam komite dan konggres partai dan badan badan yang dikendalikan partai seperti ,seperti serikat buruh dan perkumpulan professional,pers,radio dan televisi yang dikuasai oleh partai.
Komunikasi politik di Inggris dan Rusia berbeda dalam dua hal.Pertama di Inggris Pers ,radio,televise cenderung bersifat netral dalam politik.Kedua ,pandangan pandangan yang berbeda dimasukkan dalam program-program radio,televise atau Koran.Yang masing masing mungkin memiliki orientasi berbeda.Jadi walaupun beberapa surat kabar di Inggris mendukung partai konservatif di Inggris,yang lain mendukung partai buruh.Diskusi politik dalam system Radio dan televise yang di kuasai pemerintah maupun yang bukan,harus dibagi rata .Sehingga semua partai memperoleh kesempatan yang sama untuk tampil dalam media komunikasi tersebut.
UNAD menciptakan system komunikasi modern utama di Inggris dalam masyarakat yang sebagian besar hidup di pedesaaan yang berpencar pencar di daerah luas yang jarang penduduknya,dan umumnya buta huruf.Komunikasi modern yang di kembangkan melalui jaringan jaringan organisasi akan melalui media massa itu harus bersaingan dengan ratusan system komunikasi primer local dan sampai sekarang nampaknya pemerintah Inggris masih belum bias memenangkan persaingan dengan system komunikasi tradisional yang dikembangkan oleh ratusan suku suku pedalaman itu.
Sedangkan di Rusia ,semua perkumpulanatau kelompok yang ingin mengartikulasikan kepentingannya harus melalui kerangkan PKUS.Sedangkan di Inggris,partai konsevatif harus bersaing denganpartai buruh dan liberal dalam masyarakat nya.Dalam usaha memenangkan partai konservatif mengundang kelompok-kelompok kepentingan ekonomik,regional,atau lokal untuk menyatakan tuntutan dan keinginan mereka dan untuk mempengaruhi kebijaksanaan partai .Yang membedakan pola komunkasi politik di Inggris dan Rusia adalah bahwa di Inggris ,system kelompok kepentingan Assosiasional bersifat otonom,dan bahwa partai partai harus bersaing untuk memperoleh dukungan.
Lain hal nya dengan inggris,Di rusia fungsi agregasi terjadi ditingkat atas/elit PKUS maupun dalam birokrasi dan diberbagai jabatan militer.Tuntutan dan kebutuhan dari rakyat akan diinvestasikan demi kepentingan ekonomi.Sedangkan di Inggris,dijalankan berdasarkan system pasar para pemimpin partai menawarkan rencana undang undang apabila mereka berkuasa,dan akan mengusulkan alternative kebijakan bila mereka sedang beroposisi.
D.Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan berdasarkan pemaparan diatas bahwa pola komunikasi politik di Negara Rusia belum tergolong se bebas Di Negara Inggris.Hal ini dapat dilihat dari mekanisme pengemukaan pendapat yang masih “ditakuti” oleh warga negaranya,dan pengemukaan komunikasi ini tertutup untuk pihak yang bermain di PKUS saja,dan berlangsung di internal PKUS saja.Sedangkan di Inggris boleh di yang katakana peran komunikasinya lebih tertata ,dimana rakyat sebagai konstituen bias menyalurkan argumennya akan diolah oleh kelompok kepentingan,dan bias juga proses agregasi kepentingan disampaikan melalui media massa yang adildan liberal.
Daftar Pustaka
Budiarjo.miriam.Dasar-dasar ilmu politik.PT Gramedia Pustaka Utama.jakarta:2008
GabrielAlmond “poltical sozialitation and culture” dan “political Participation” dalam Comparative Politic today “(Buston little,Brown and company1974).
Mas’Oed.Mochtar.Perbandingan system politik.Ugm Press.Yogyakarta:2005