Pages

Monday, November 12, 2012

Dwi Perspective


"Jadilah perubahan dunia yang ingin anda ciptakan-Mahatma Gandhi"






Dwi Perspektive



Ba'da Subuh tadi Ikram membaca sebuah buku,suasana kos yang begitu tenang dilantai dua dan lumayan sejuk disebabka angin kota Pekanbaru akhir akhir ini beritup kencang,memang suasana sangat nyaman baginya untuk membaca.
Terlihat mata lelah itu sedikit fokus membaca buku berjudul Kiai  di Republik Maling.Tahukah kamu bahwa Ikram adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi kota itu ,kebiasaan membaca yang baru baru ini menyiksanya memang kadang baik tapi kadang melewati batas normal.Kebiasaan nya ikut demonstrasi itu yang kadang membuat Akri,teman satu kosnya sering ngomel gak jelas

"Akri bangunlah,mari berdiskusi..Subuh ini terlalu hina bila kita sia siakan..ko ini Passive sekali",tanya Ikram sembari memegangi kaki Akri yang lewatin waktu subuh dengan ngorok..
"Sialan ko..gak bisa liat orang tidur nyaman,dingin nih!",Akri ngomel gak jelas sambil menuju toilet di bagian belakang kos bernomor 52 itu.

####

"Lihat teman ,hari ini kabarnya akan ada aksi lagi,masih mengusut topik dan tema yang sama"

"iya,aku dapat info Kram,lalu apa? siapa lembaga yang ngadakannya lagi?"
"Aku gak tau,tapi itukan aksi baik baik,damai dan.."
"Cukup,enough brother..don;t you realize that is bad Thing on my mind?"

Ikram lupa bahwa Akri tidak menyukai demonstrasi yang diadakan kalangan mahasiswa.ini bukan mengapa,ia paham betul dahulu nya waktu semester awal Akri juga seorang calon calon demonstran,dia sering ikut lomba orasi tingkat universitas dan memenangkannya.Tapi kini,piagam dan piala itu tinggal piala,actionnya berhenti.karena apa? lembaga yang berkoar koar tadinya...hanya mengajak Akri dengan mobilisasi massa,Akri merasa seperti WTS saja,..selain itu hal yang tidak disukai Akri adalah,gerakan aneh ini akan berheti tiba tiba...dan tidak mengikuti sistematika aksi yang benar,cuma mobilisasi semata...

"Baiklah teman,tapi ingatlah untuk selalu berikan apa sekarang kau bisa"Ikram menimpali lagi sambil menikmati roti coklat ditangannya.

"ya,aku punya cara lain Kram untuk berbuat,tapi bukan begini..hanya saja,aku lebih menyukai mereka yang sedikit mengeluh banyak memberi..coba kau perhatikan Kram..mereka yang di "Aksi" kan itu monyet monyet tua yang dahulu pernah muda..",jawab Akri lebih sinis

"So? what is your solution brother?" tanya Ikram lagi

"Solusinya? ya..aku lebih suka membuat aktivitas melalui diskusi,atau pencerahan moral lewat tulisan,atau sekedar buat kegiatan yang riil saja seperti donor darah oleh HMI beberapa waktu lalu,berikan santunan kepada orang yang membutuhkan ala HIMIP..atau malah aksi peduli pendidikan lewat Riau mengajar yang diabuat oleh kawan kawan KOMAHI,ini bagiku baik...Seeing is believing!"

"untuk aksi gimana?" tanya Ikram ngotot ,

"AKu juga sepakat,hanya saja,sebelum nya yakinkan kawan kawan itu mata
ngkan konsepnya,ketahui data dan faktanya agar jangan cuma jadi kambing congek penebar fitnah.."

"Kau kasar sekali kawan.."tanya Ikram

"yap,begitulah aku....persiapkan apa yang perlu kau persiapkan,tapi tetap saja dimataku,mereka yang ikut aktivitas di pergerakan,itu juga memberi....cuma terkutuklah bagi para penipu kalau sampai ...sudah.aku mau mandi:"timpal Akri

Semua selesai,percakapan itu tak berlanjut lagi ,sampai kokok ayam berbunyi nyaring memecah subuh yang menggalaukan ...AHAH

No comments:

Post a Comment